Gianluca Pagliuca Ungkap Alasan Cinta Aston Villa, Bawa-Bawa Mantan Pelatih Timnas Indonesia
“Di Bologna, di beberapa TV ada cuplikan sepak bola Inggris, pertandingannya, gol-golnya, atmosfernya yang mendebarkan,” lanjutnya.
“Dalam dua tahun, tim Aston Villa itu juga memenangkan Piala Eropa melawan Bayern pada tahun 1982. Setelah Bologna, merekalah tim yang saya dukung," tuturnya.
Pagliuca tak hanya sekadar penggemar pasif. Ia menunjukkan totalitasnya dengan menato lambang Aston Villa di trisep kanannya, yang ternyata merupakan hasil taruhan keluarga.
“Itu adalah taruhan dengan putra saya, Mattia: ‘Jika mereka memenangkan play-off melawan Derby County dan kembali ke Liga Premier, saya akan membuat tato’. Lalu dia berkata: ‘Bagaimana dengan sekarang?’. Itu dilakukan hampir seketika.”
Saat ditanya siapa pemain Aston Villa favoritnya, Pagliuca menyebut beberapa nama yang mungkin tak asing bagi penggemar lama. Salah satunya adalah mantan pelatih Timnas Indonesia, Peter White.