Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal Final Coppa Italia: Inter Milan Vs Lazio, Siapa Juara?
Advertisement . Scroll to see content

Geger! Nama Puluhan Bintang Serie A Terseret Skandal Prostitusi Elite di Italia: Ada Maldini

Kamis, 23 April 2026 - 12:30:00 WIB
Geger! Nama Puluhan Bintang Serie A Terseret Skandal Prostitusi Elite di Italia: Ada Maldini
Skandal prostitusi mewah di Italia mengungkap dugaan keterlibatan puluhan nama pesepak bola top dunia dalam jaringan nightlife dan rekaman penyelidikan. (Foto: Milan)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, beberapa nama lain yang juga muncul dalam rekaman antara lain De Winter, Scamacca, dan Ruggeri yang dikaitkan dengan Atalanta. Lazio juga disebut melalui Nuno Tavares.

Nama dari Klub Lain hingga Figur Internasional

Penyelidikan juga menyinggung pemain dari klub lain seperti Monza, Como, Verona, dan Lazio. Nama Dusan Vlahovic, Arthur Melo, serta “Alvaro” yang diduga mengarah pada Alvaro Morata juga ikut muncul dalam daftar penyadapan.

Untuk Arsenal, kata kunci “Calafiori” juga tercatat dalam dokumen. Sementara itu, nama Dejan Stankovic sebagai mantan pemain senior turut muncul dalam catatan komunikasi, bersama pemain muda Daniel Maldini.

Status Hukum Masih Abu-abu

Meski daftar nama tersebut tersebar luas di media Italia, penyidik menegaskan belum ada bukti yang menempatkan para pemain sebagai tersangka. Nama mereka hanya muncul dalam percakapan, permintaan layanan, atau penyebutan tidak langsung.

Dalam dokumen awal penahanan, nama para “klien” sengaja tidak dicantumkan demi alasan hukum. Hal ini karena hingga kini tidak ada dakwaan pidana terhadap pihak pengguna jasa.

Sorotan Besar ke Dunia Sepak Bola Elite

Skandal ini tetap menjadi perhatian besar karena melibatkan banyak nama besar dari klub-klub elite Eropa. Investigasi masih berjalan untuk mengurai sejauh mana jaringan ini beroperasi dan siapa saja yang terlibat secara aktif.

Hingga saat ini, otoritas Italia masih menelusuri alur komunikasi dan transaksi dalam jaringan tersebut, sembari menegaskan proses hukum harus berjalan berdasarkan bukti, bukan sekadar penyebutan nama dalam rekaman.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut