Gattuso Jujur! Italia Tersiksa Lawan Irlandia Utara meski Menang
Gattuso mengakui tempo permainan Italia terlalu lambat sebelum jeda. Setelah babak kedua dimulai, dia melihat perubahan positif dalam pergerakan bola yang lebih cepat.
Bek Senior Argentina Pensiun usai Piala Dunia 2026, Lionel Messi Masih Misterius
"Kami terlalu lambat, Locatelli terdorong ke belakang, tetapi kami menggerakkan bola lebih cepat setelah jeda, dan sekarang kami harus memainkan final," tuturnya.
Pelatih tersebut menegaskan tantangan belum selesai. Italia masih harus menghadapi Wales atau Bosnia dan Herzegovina dalam final play-off yang akan berlangsung di Cardiff pada 31 Maret mendatang.
Saat ini, pertandingan antara Wales dan Bosnia dan Herzegovina harus berlanjut ke babak tambahan waktu setelah Edin Dzeko menyamakan skor usai gol pembuka Daniel James.
"Itu sulit, kami tahu laga ini juga berat, jadi sekarang kami harus mencoba memulihkan energi," kata dia.
Gattuso juga menyinggung tekanan yang dirasakan kedua tim di lapangan. Dia menilai situasi tersebut wajar dalam pertandingan penting seperti ini.
"Tekanan yang kami rasakan sama seperti yang dirasakan tim lain. Jelas, itu adalah dua tim yang sangat berbeda dan atmosfer yang berbeda menanti kami, tetapi kami ingin menikmati momen ini sekarang," ucapnya.
Dia pun menutup dengan apresiasi kepada para pendukung yang hadir di stadion. Dukungan tersebut memberikan energi tambahan bagi timnya sepanjang pertandingan.
"Kami berterima kasih kepada para penggemar Bergamo sekali lagi, saya mendengar sangat sedikit cemoohan, kami masuk ke ruang ganti saat jeda dengan tepuk tangan. Saya berterima kasih kepada masyarakat Bergamo dan sekarang kami pergi bersama menuju final."
Editor: Reynaldi Hermawan