Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026, Sahabat Jay Idzes Minta Maaf
Muharemovic memiliki kedekatan khusus dengan Italia. Dia menjalani karier klub di Serie A, sehingga memiliki banyak relasi di negara tersebut.
Dia menegaskan tidak ada niat buruk dalam pernyataannya sebelumnya yang sempat disalahartikan. Hubungannya dengan Italia tetap kuat.
“Saya berharap mereka tidak salah paham, karena saya punya banyak teman dan saudara di sana. Saya sangat bahagia di Italia. Saya tidak pernah kehilangan rasa hormat, saya tahu dari mana saya berasal dan saya tetap rendah hati. Italia selalu di hati saya," tuturnya.
Dalam pertandingan tersebut, Bosnia harus bekerja keras menghadapi Italia yang bermain dengan 10 orang setelah kartu merah Alessandro Bastoni.
“Mereka mencoba segalanya, bahkan dengan satu pemain lebih sedikit, dan tidak mudah bertahan selama 120 menit. Saya merasa kasihan pada mereka," ucapnya.
Meski demikian, kebanggaan atas pencapaian Bosnia tetap terasa kuat. Dia menilai ini baru awal dari perjalanan timnya.
"Kami siap. Sekarang kami merayakan, lalu kami akan memikirkan Piala Dunia."
Editor: Reynaldi Hermawan