Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ada 2 Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Dapat Perlakuan Berbeda di Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

FIFA Siapkan Turnamen Baru! Palestina vs Israel Dirancang Jadi Laga Pembuka, Rusia Ikutan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:00:00 WIB
FIFA Siapkan Turnamen Baru! Palestina vs Israel Dirancang Jadi Laga Pembuka, Rusia Ikutan
FIFA menyiapkan turnamen baru dengan rencana laga pembuka Palestina vs Israel serta membuka peluang Rusia tampil di level usia muda. (Foto: Kiro 7)
Advertisement . Scroll to see content

Format Turnamen dan Peluang Rusia

FIFA pertama kali mengumumkan turnamen bergaya festival ini pada Desember 2025. Edisi perdana akan diikuti tim putra pada 2026, sementara tim putri dijadwalkan tampil pada edisi berikutnya di 2027.

Dalam pernyataan resmi, FIFA menyebut edisi 2028 dan seterusnya akan melibatkan tim putra dan putri U-15 dari seluruh asosiasi anggota. Durasi pertandingan dibuat lebih singkat, lapangan lebih kecil, serta jumlah pemain tujuh hingga sembilan orang per tim demi menyesuaikan kebutuhan pengembangan usia muda.

Turnamen ini diproyeksikan berlangsung di Miami, lokasi yang memiliki sejumlah kantor operasional FIFA. Kota tersebut dipilih sebagai pusat kegiatan turnamen perdana.

Isu lain ikut mengemuka dalam rencana ini. Rusia berpeluang ambil bagian meski tim nasional seniornya masih dilarang tampil di kompetisi resmi FIFA sejak 2022 akibat invasi ke Ukraina.

Infantino sebelumnya menyebut larangan tersebut tidak memberi hasil positif.

“Kita harus mempertimbangkan untuk menerima kembali Rusia. Larangan ini tidak mencapai apa pun, hanya menciptakan lebih banyak frustrasi dan kebencian. Membiarkan anak laki-laki dan perempuan Rusia bermain sepak bola di bagian lain Eropa bisa membantu,” kata dia kepada Sky Sports.

Meski begitu, hingga kini Rusia masih berstatus dilarang di level senior. Wacana keikutsertaan di turnamen usia muda FIFA kembali membuka perdebatan panjang tentang peran sepak bola di tengah konflik geopolitik.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut