FIFA Sebut Piala Dunia 2026 Terlalu Besar, Tak Goyah meski Diganggu Konflik Timur Tengah!
DALLAS, iNews.id – FIFA menegaskan Piala Dunia 2026 tetap digelar sesuai jadwal meski konflik Timur Tengah mengancam keikutsertaan Iran. FIFA Chief Operating Officer, Heimo Schirgi, menyebut turnamen ini “terlalu besar” untuk ditunda.
Schirgi menyampaikan hal tersebut di luar pembangunan International Broadcast Center di Kay Bailey Hutchison Convention Center, yang akan menjadi pusat liputan internasional Piala Dunia 2026.
Dia diminta komentarnya soal status Iran setelah serangan udara bersama Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi Iran.
“Pada suatu saat, kita akan menemukan solusi, dan Piala Dunia akan tetap berjalan, tentunya. Turnamen ini terlalu besar, dan kami berharap semua peserta yang lolos bisa ikut,” kata Schirgi, dikutip dari NBC 5 Dallas, Senin (10/3/2026).
Mengejutkan! Kyle Walker Pensiun dari Timnas Inggris jelang Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menegaskan organisasi terus memantau situasi di Timur Tengah menjelang turnamen yang digelar Juni mendatang. Schirgi menambahkan FIFA juga sudah berkomunikasi dengan federasi sepak bola Iran, meski tidak membeberkan detail pertemuan.
Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni hingga 19 Juli. Iran lolos melalui kualifikasi AFC dan ditempatkan di Grup G bersama New Zealand, Belgia, dan Mesir. Mereka dijadwalkan menghadapi New Zealand pada 15 Juni, Belgia 21 Juni di Los Angeles, dan Mesir 26 Juni di Seattle.
Xavi Sebut Messi Sepakat Kembali ke Barcelona usai Juara Piala Dunia, tapi Gagal Gegara Laporta