Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lamine Yamal Selamatkan Barcelona di Menit 95, Cetak Rekor Baru Liga Champions
Advertisement . Scroll to see content

Drama Finalissima: Argentina Tolak Main di Bernabeu, Fans Messi dan Yamal Tegang!

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:00:00 WIB
Drama Finalissima: Argentina Tolak Main di Bernabeu, Fans Messi dan Yamal Tegang!
Argentina menolak bermain di Santiago Bernabéu untuk Finalissima melawan Spanyol, memicu ketegangan soal venue dan kemungkinan penundaan. (Foto: Fox Sports)
Advertisement . Scroll to see content

DOHA, iNews.idFinalissima antara Argentina dan Spanyol berada di ujung tanduk karena Argentina menolak bermain di Santiago Bernabeu. Situasi ini memunculkan ketegangan soal venue dan ancaman penundaan pertandingan.

Awalnya, laga yang mempertemukan Lionel Messi dan Lamine Yamal dijadwalkan berlangsung di Doha, Qatar. Namun eskalasi konflik di Timur Tengah memaksa UEFA dan CONMEBOL mempertimbangkan opsi alternatif untuk venue.

Argentina menegaskan tidak bersedia bermain di stadion milik Real Madrid. Sebagai gantinya, muncul wacana untuk memindahkan pertandingan ke Estadio Monumental milik River Plate. Claudio "Chiqui" Tapia, Presiden AFA, mendukung penuh gagasan tersebut.

“Kita akan bekerja keras karena Spanyol ingin Finalissima digelar di Spanyol, tapi saya ingin pertandingan ini dimainkan di Monumental,” ujar Tapia di Buenos Aires dikutip dari Marca.

Tak lama setelah pernyataan itu, AFA melaporkan melalui media sosial bahwa Tapia menggelar pertemuan dengan Alejandro Domínguez, Presiden CONMEBOL, untuk membahas kemungkinan venue Finalissima Argentina vs Spanyol.

Selain opsi Monumental, alternatif stadion netral di Inggris, yakni Wembley Stadium, juga dievaluasi. Namun hingga kini belum ada kesepakatan resmi soal lokasi pertandingan.

Ketidakpastian venue membuat Finalissima dalam kondisi limbo. Fans dan pihak penyelenggara kini berlari melawan waktu, karena kemungkinan ekstrem berupa pembatalan laga mulai muncul.

Dalam skenario terburuk, Argentina dan Spanyol mungkin harus menggelar pertandingan persahabatan internasional terpisah.

Kondisi ini jelas mengecewakan penggemar sepak bola yang telah menantikan Finalissima pada 27 Maret, yang seharusnya menampilkan bintang-bintang seperti Messi dan Yamal di panggung internasional.

Dengan waktu yang terus menipis, keputusan venue finalisasi Finalissima akan menjadi penentu apakah duel spektakuler Messi vs Yamal bisa berjalan sesuai rencana atau harus diatur ulang, meninggalkan ketegangan tinggi di antara penggemar dan federasi.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut