Drama Buriram, Marc Marquez Buka Suara soal Penalti Sprint Race MotoGP Thailand 2026
Usai sprint race MotoGP Thailand 2026, Marquez tidak memprotes keputusan pengawas lomba. Dia memilih menghormati putusan yang telah ditetapkan.
"Menurut pendapat saya, pengawas balapan (steward) yang memutuskan. Jadi, saya hanya mengikuti aturan," kata Marquez dikutip dari Crash, Sabtu (28/2/2026).
Sepanjang balapan, pembalap berusia 33 tahun itu mengaku fokus mengontrol tempo. Strategi tersebut diterapkan setelah Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing terjatuh pada lap kedua.
"Ketika saya melihat Bezzecchi terjatuh, saya langsung memperlambat balapan. Saya hanya mencoba mengendalikan itu," ucap Marquez.
Dia menegaskan kejuaraan masih panjang dan memilih pendekatan terukur.
"Saya tahu kejuaraan ini sangat panjang dan itulah yang saya coba lakukan: mengendalikan kecepatan balapan, dan setiap kali Pedro menyalip saya, saya langsung menyalipnya lagi di tikungan berikutnya," tambahnya.
Hasil sprint race MotoGP Thailand 2026 di Buriram pun menghadirkan drama sengit antara Marc Marquez dan Pedro Acosta, sekaligus membuka persaingan ketat menuju seri-seri berikutnya.
Editor: Abdul Haris