Dilempar Botol oleh Fans MU saat Lari ke Ruang Ganti, Ini Reaksi Keren Diego Simeone
Kemudian, pria berusia 51 tahun itu memuji anak asuhnya lantaran bermain agresif. Dia berhasil menurunkan performa terbaik selama 90 menit. Tak heran jika dia menyebut bahwa Atletico layak untuk mendapatkan kemenangan atas Man United dini hari tadi.
Terlebih, sistem pertahanan yang diterapkan Simeone beigtu rapat dan tangguh. Sehingga para pemain Man United, termasuk mega bintang Cristiano Ronaldo sulit menembus pertahanan, apalagi membobol gawang yang dikawal Jan Oblak.
"Begitu banyak orang bekerja keras sehingga kami dapat memiliki momen-momen ini. Itu adalah upaya brilian dari para pemain, salah satu permainan terbaik kami ini,”ujarnya.
”Pertahanannya brilian dan Jan Oblak membantu kami tetap tenang sepanjang pertandingan. Itu adalah upaya tim yang nyata,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Simeone menerapkan strategi yang berbeda. Di awal laga dia memainkan 5-3-2 yang kemudian diubah menjadi 5-4-1 dengan Antoine Griezmann di kanan lini tengah dan Renan Lodi di sayap kiri.
“Lodi melakukannya dengan sangat baik. Dia harus menunggu lama (untuk masuk ke tim), tetapi sepak bola luar biasa karena ketika Anda berlatih keras dan siap untuk pergi, selalu ada peluang untuk Anda," katanya lagi.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya