Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Advertisement . Scroll to see content

Chelsea di Ambang Kebangkrutan Akibat Invasi Rusia ke Ukraina

Rabu, 16 Maret 2022 - 13:31:00 WIB
Chelsea di Ambang Kebangkrutan Akibat Invasi Rusia ke Ukraina
Perang Rusia dan Ukraina belum menunjukkan tanda tanda berakhir dan banyak menimbulkan dampak. Salah satunya Chelsea FC yang dimiliki Roman Abramovic. (foto: MNC Media).
Advertisement . Scroll to see content

Jelas saja situasi ini membuat Chelsea babak belur di luar lapangan. Satu per satu sponsor dan mitra bisnis mulai meninggalkan Chelsea. Awalnya sebelum jatuh sanksi dari pemerintah Inggris klub ini ditawarkan dijual dengan harga 3 miliar pound atau setara dengan Rp 57 triliun. Tak pelak, sanksi yang dijatuhkan oleh  pemerintah Inggris ini membuat nilai jual Chelsea jatuh. 

Jika sudah begini, masih adakah investor yang mau membeli Chelsea? Boleh jadi harga jual Chelsea FC saat ini tidak lebih baik dari nilai jual klub peserta Liga 1 di Indonesia. Ada yang memperkirakan dengan sanksi yang cukup berat ini, Chelsea hanya mampu bertahan selama 17 hari sebelum bangkrut. 

Lalu bagaimana nasibnya sebagai peserta kompetisi EPL 2021/2022 yang kini berada di peringkat ke-3. Belum lagi kiprah Chelsea yang masih berpeluang lolos babak 16 besar Liga Champions. Nasib para pemain, pelatih dan staf official juga tidak menentu. Pemerintah Inggris masih memperbolehkan Chelsea mengikuti kompetisi EPL hingga akhir musim ini.

Belum diketahui apakah untuk musim depan Chelsea maih diizinkan berpartisipasi. Sebagai catatan sanksi yang diberikan ini masih bersifat jangka pendek. Artinya bisa saja sanksi yang lebih berat lagi akan dijatuhkan untuk Chelsea. Ada yang percaya saat ini pemerintah Inggris tengah berusaha mengambil alih kepemilikan Chelsea dari tangan Abramovich.

Bagaimana nasib Chelsea FC ke depan? Memang belum ada yang bisa memastikan. Pecinta sepakbola di seluruh dunia juga masih menunggu aksi berikutnya dari Pemerintah Inggris. Sebab ada klub sepakbola di Inggris yang juga terkait dengan pengusaha Rusia seperti Everton, Arsenal dan Bournemouth.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut