Cara Mendapatkan Lisensi Pelatih Sepak Bola Indonesia, Ini Syarat dan Levelnya
Hal pertama yang harus dilalui seorang calon pelatih adalah mendapatkan lisensi Grassroots atau setara D Nasional. Sesuai namanya, lisensi D Nasional bisa diperoleh apabila seseorang mengikuti kursus yang diadakan oleh federasi sepak bola masing-masing, dalam hal ini adalah PSSI.
Dikutip iNews.id dari Okezone, Jumat (30/9/2022), PSSI menyelenggarakan kursus kepelatihan lisensi D Nasional melalui Asprov (Asosiasi Sepakbola Tingkat Provinsi) atau Askot (Asosiasi Sepakbola Tingkat Kota).
Persyaratan yang wajib dilengkapi oleh setiap peserta kursus antara lain adalah harus mendapatkan surat rekomendasi dari SSB (Sekolah Sepakbola) yang terdaftar di Asprov atau Askot.
Setelah mengikuti kursus dan dinyatakan lulus, lisensi D Nasional bisa dimiliki dan bisa dipakai untuk melatih SSB. Selanjutnya, dapat diteruskan dengan mengikuti kursus kepelatihan C AFC dengan beberapa syarat, yakni mantan pemain tim nasional atau punya lisensi D Nasional, aktif melatih di level grassroots (SSB) selama minimal enam bulan.
Jika lulus, kemudian akan mendapatkan lisensi C AFC. Ini dapat dijadikan modal untuk bisa menjadi pelatih kepala di klub Liga 3, pelatih kepala di Elite Pro Academy (U-18 dan U-16), pelatih kepala di klub Liga 1 putri, dan asisten pelatih kepala di klub Liga 2 dengan lisensi C AFC.