Bursa Transfer AS Roma Berantakan, Dua Target Utama Lepas Sekaligus
Tak hanya itu, Al Hilal juga menawarkan kontrak fantastis senilai 16 juta euro bersih per musim atau sekitar Rp327,18 miliar hingga 2031. Nilai tersebut jauh melampaui proposal Roma sehingga sulit ditolak, baik oleh pemain maupun West Ham.
Pada waktu hampir bersamaan, Roma kembali menerima kabar buruk. Jurnalis transfer Fabrizio Romano melaporkan Alejandro Garnacho, yang sejak lama masuk daftar incaran klub, akhirnya memilih bertahan di Premier League bersama Aston Villa.
Laporan tersebut menyebut Garnacho sempat menunggu langkah Roma hingga menjelang akhir proses negosiasi. Namun, perbedaan skema transfer membuat kepindahan ke Stadion Olimpico tidak pernah terwujud.
Roma menawarkan skema peminjaman disertai kewajiban membeli jika Garnacho tampil dalam 60 persen pertandingan. Sebaliknya, Aston Villa memberikan persyaratan yang lebih mudah dipenuhi sehingga pemain asal Argentina itu menjatuhkan pilihan kepada klub tersebut.
Dua kegagalan beruntun membuat direktur olahraga Tony D'Amico harus kembali mencari alternatif baru di bursa transfer. Gasperini pun masih menunggu tambahan pemain sayap yang sejak awal pramusim dia minta kepada manajemen.
Sebelumnya, Gasperini sudah menunjukkan kekecewaan terhadap lambatnya aktivitas transfer Roma setelah kepergian Zeki Celik ke Juventus. Di sisi lain, kebijakan batas gaji yang diterapkan klub ikut membatasi ruang gerak dalam memberikan penawaran kepada pemain incaran.
Kini, Roma harus memulai lagi pencarian pemain sayap untuk mendukung Paulo Dybala dan Matias Soulé. Salah satu nama yang masih masuk daftar incaran adalah winger Ajax, Mika Godts.
Editor: Reynaldi Hermawan