Bukan Sekadar Dukungan, Erick Thohir Siapkan Jalan Timnas Putri Indonesia Tembus Piala Asia 2026
Strategi ini sejalan dengan komitmen PSSI untuk menciptakan keseimbangan antara pengembangan sepak bola pria dan wanita. Erick menyebut langkah ini bukan instans, melainkan bagian dari rencana jangka panjang untuk memberi kesempatan yang setara.
Sebanyak 38 pemain dipanggil untuk TC, termasuk empat pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman di Eropa, seperti Emily Nahon, Iris de Rouw, Isa Warps, dan Felicia de Zeeuw. Kehadiran mereka dinilai akan memperkaya kedalaman skuad dan menjadi contoh perkembangan kualitas tim.
Timnas Putri Indonesia tergabung di Grup D dan akan menghadapi rival berat seperti Taiwan, Kirgizstan, dan Pakistan, dalam segmen yang berlangsung pada 29 Juni hingga 5 Juli 2025 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Hanya juara grup yang akan melangkah ke putaran final di Australia.
Erick menjelaskan target utama adalah menempati posisi puncak grup untuk mencetak sejarah lolos ke Piala Asia Putri. Dengan aset pengalaman dan persiapan matang, ia yakin Garuda Pertiwi memiliki peluang kuat mencapai prestasi tersebut.
Lebih jauh, Erick berharap momentum ini menjadi titik balik dalam pengembangan sepak bola wanita Indonesia, termasuk membangun liga perempuan nasional dan memperkuat sistem pembinaan usia dini. Keyakinan PSSI adalah investasi saat ini akan membentuk fondasi masa depan tim putri yang kuat.
Pada intinya, Erick menegaskan dukungan penuh dan doa bagi skuad putri, menekankan kolaborasi seluruh elemen — pemain, pelatih, manajemen, dan pemerintah — untuk membawa nama Indonesia bangkit di tingkat Asia. Dengan persiapan maksimal ini, PSSI optimistis hasil positif dan kemajuan signifikan akan tercapai.
Editor: Abdul Haris