Buang 4 Poin Krusial, Amri/Nita Kecewa Berat Tersingkir dari Malaysia Masters 2026
“Jalannya pertandingan hari ini, sebenarnya pola mainnya sudah sesuai namun di game pertama setelah bisa mengejar ketertinggalan kami malah tidak bisa memanfaatkan kesempatan,” kata Nita, dikutip dari rilis resmi PBSI.
Dia juga menyoroti hilangnya momentum saat sudah berada di ambang kemenangan pada game kedua. Menurut dia, keberanian mengambil keputusan di poin-poin akhir masih menjadi kekurangan terbesar pasangan Indonesia.
“Game kedua kami sudah unggul 20-16 malah momentumnya jadi berbalik, ini menjadi evaluasi bagi kami. Secara pola kami bisa mengimbangi, namun di poin akhirnya kami harus berani lebih nekat,” tuturnya.
Nita menegaskan dia dan Amri sebenarnya tampil tanpa tekanan saat melawan wakil tuan rumah. Dia merasa beban lebih besar justru berada di pihak lawan yang memiliki ranking lebih tinggi.
“Melawan wakil tuan rumah sebenarnya kami tidak ada beban dan lebih leluasa, karena bebannya pasti di mereka apalagi secara ranking mereka di atas kami,” ungkapnya.