Bak Malaikat, Mohamed Salah Bikin Tingkat Kejahatan di Liverpool Menurun
Kejahatan ujaran kebencian adalah tindak pidana yang bermotif prasangka terhadap kekurangan seseorang, ras, agama, orientasi seksual atau identitas transgender. Tingkat kejahatan kebencian di kota Liverpool turun 16 persen ketimbang daerah lain di Inggris sejak Salah datang.
Hal itu diketahui dari makalah akademis yang diterbitkan American Political Science Review. Secara tidak langsung, Salah membuat kehidupan di kota Liverpool menjadi lebih aman dan nyaman.
“Sebuah makalah akademis, yang diterbitkan dalam American Political Science Review, mengatakan kejahatan kebencian di Liverpool turun 16 persen dibandingkan daerah lain di Inggris setelah Mo Salah bergabung dengan klub,” kata akun twitter BR Football (@brfootball), Kamis (10/6/2021).
Sekarang, Salah tengah menikmati masa liburannya setelah berjuang keras bersama Liverpool pada musim 2020-2021. Pemain Mesir itu sedang mengisi baterai agar kembali tampil impresif pada musim depan.
Liverpool, yang gagal meraih trofi apa pun pada musim ini, butuh tenaga Salah untuk bangkit. Target Salah dan Liverpool pada musim depan hanyalah satu, yaitu berjaya di semua kompetisi.