Arbeloa Sapu Bersih La Liga, Real Madrid Siap Balas Dendam ke Benfica
Dia menambahkan, "Hasil bagus berkat 20-25 pemain yang kami miliki yang mempersiapkan setiap pertandingan seolah itu final. Dan dengan mentalitas serta tingkat komitmen itu, hasil positif terus datang. Namun kami yakin bisa tampil lebih baik lagi.”
Soliditas Jadi Harga Mati
Arbeloa tidak banyak membuka rencana taktik jelang duel kontra Benfica. Saat ditanya soal kemungkinan memainkan empat gelandang, dia menjawab dengan pendekatan umum, bukan detail formasi. Fokus utamanya jelas: soliditas tim.
Pendekatan tersebut terlihat dalam performa lini tengah. Federico Valverde, Eduardo Camavinga, Aurelien Tchouameni, dan Arda Guler mendapat pujian khusus. Arbeloa menilai mereka tampil luar biasa tanpa perlu arahan tambahan.
Sejak menangani Real Madrid, Arbeloa membangun fondasi disiplin dan intensitas. Timnya tampil kompak saat bertahan dan agresif saat menekan. Konsistensi ini menjadi modal penting menghadapi tekanan di kompetisi Eropa.
Duel melawan Benfica akan menjadi pembuktian lanjutan. Rekor sempurna di La Liga memberi kepercayaan diri tinggi, namun kekalahan 2-4 di Lisbon menjadi alarm serius. Arbeloa memilih meredam euforia dan menjaga fokus. Dengan tren kemenangan dan soliditas yang dia tekankan, Real Madrid datang bukan sekadar untuk bermain, melainkan membalikkan cerita.
Editor: Reynaldi Hermawan