Apa Kabar Mario Kempes? Juara Piala Dunia 1978 yang Pensiun di Jakarta
Kempes dikontrak oleh Pelita Jaya selama 10 bulan dengan bayaran hingga 4.200 dolar atau sekitar Rp60 juta dalam kurs saat ini. Publik sempat meragukan Kempes akan bersinar bersama Pelita Jaya karena sudah masuk dalam usia yang tak lagi muda dan mempunyai postur tubuh yang gempal.
Namun, kualitas memang tidak pernah berbohong, Kempes bisa mencetak 10 gol dalam 15 penampilannya bersama klub milik Nirwan Dermawan Bakrie tersebut. Hal itu membuktikan bahwa sang legenda Argentina belum habis.
Sayangnya, kisah Kempes di Pelita Jaya hanya berlangsung selama satu musim. Setelah itu, Kempes benar-benar memutuskan gantung sepatu karena usianya yang tak lagi muda.
Gantung Sepatu, Beralih ke Juru Taktik dan Analis Sepak bola
Setelah gantung sepatu, pada usia 43 tahun, Kempes mencoba peruntungan di dunia kepelatihan. Sayangnya, kariernya di dunia adu taktik tak secemerlang saat dirinya menjadi pemain sepak bola.
Kempes tercatat tidak pernah menangani klub-klub besar. Dia hanya dipercayai untuk menukangi klub-klub yang bisa dikatakan medioker dalam dunia sepak bola. Tercatat, dia pernah menangani klub Albania, Bolivia hingga Venezuela di antaranya Lushnja, Mineros de Guayana, The Strongest, Blooming dan Independiente Petrolero.