Antonio Conte Kandidat Terkuat Pelatih Timnas Italia, Masalah Gaji Jadi Penghalang
Mancini sendiri disebut bersedia menerima paket gaji sekitar 2 hingga 2,5 juta euro bersih per musim atau sekitar Rp38,5 miliar hingga Rp48,2 miliar per tahun. Angka ini dianggap lebih sesuai dengan kondisi anggaran FIGC saat ini.
Presiden FIGC Giovanni Malago menegaskan pentingnya mempertimbangkan kondisi keuangan federasi sebelum mengambil keputusan akhir. Dia juga menyoroti kebutuhan pelatih yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu menarik perhatian publik sepak bola Italia.
Malago disebut terbuka terhadap opsi pendanaan tambahan melalui sponsor atau kerja sama komersial agar peluang mendatangkan pelatih kelas atas seperti Conte tetap terbuka.
Antonio Conte saat ini sedang tidak terikat dengan klub mana pun setelah menolak sejumlah tawaran dari Arab Saudi dan Turki. Situasi ini membuat peluangnya untuk menangani Timnas Italia semakin terbuka.
Dia sebelumnya pernah menyampaikan rasa bangganya terhadap posisi pelatih tim nasional Italia. Dalam sebuah pernyataan, dia menyebut bahwa jika dirinya berada di posisi Presiden FIGC, dia akan mempertimbangkan dirinya sendiri untuk jabatan tersebut.
Sementara itu, Roberto Mancini tetap menjadi kandidat serius karena faktor pengalaman dan biaya yang lebih realistis. Persaingan antara keduanya kini menjadi fokus utama dalam proses pengambilan keputusan FIGC.
Giovanni Malago disebut tidak akan membutuhkan waktu lama untuk menentukan pilihan, mengingat kebutuhan Italia untuk segera memiliki pelatih definitif menjelang agenda internasional berikutnya.
Editor: Abdul Haris