Alasan Mengejutkan Imran Nahumarury Dipecat Malut United
Di bawah kepemimpinan Imran, Laskar Kie Raha mencatat rekor solid yakni 15 kemenangan, 12 hasil imbang, dan hanya 7 kekalahan. Namun rupanya, pencapaian di lapangan tak cukup untuk menyelamatkan posisinya.
“Keputusan ini kami ambil karena ingin menyelamatkan klub. Bagi kami, klub lebih besar dari semuanya,” tegas Dirk.
Dirk menekankan bahwa Malut United tak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menegakkan nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi klub. Kejujuran, integritas, komitmen, dan loyalitas menjadi prinsip utama yang harus dijaga setiap elemen di dalam klub.
“Dua tahun ini kami belum berbisnis sama sekali, kami fokus membuat branding klub dan menyiapkan semua infrastruktur untuk menjadi klub profesional. Setelah itu, baru memikirkan pengembangan bisnis,” jelasnya.
Langkah tegas ini diambil bukan tanpa tujuan. Manajemen ingin menjaga kesinambungan dan profesionalisme klub dalam jangka panjang, sekaligus menghapus spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat.
Setelah keputusan besar ini, Malut United kini tengah menyiapkan langkah-langkah strategis guna menyambut musim baru Liga 1 2025–2026.
Klub asal Maluku Utara tersebut dipastikan akan melakukan perombakan dalam struktur kepelatihan dan manajemen teknis demi memastikan stabilitas dan keberlanjutan prestasi di masa depan.
Editor: Reynaldi Hermawan