Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ajax Permanenkan Kiper 17 Tahun Keturunan Indonesia, Berpeluang Bela Timnas Garuda
Advertisement . Scroll to see content

Alasan Mengapa Piala AFF Tidak Masuk Kalender FIFA, Apa Pentingnya untuk Negara-Negara ASEAN?

Rabu, 07 September 2022 - 10:30:00 WIB
Alasan Mengapa Piala AFF Tidak Masuk Kalender FIFA, Apa Pentingnya untuk Negara-Negara ASEAN?
Aturan baru AFF untuk edisi 2022 (Foto: Mitsubishi Electric 2022)
Advertisement . Scroll to see content

Diakui atau tidak, pamor pemain Asia Tenggara masih kalah dengan pemain-pemain asal Jepang, Korea Selatan, Iran, bahkan Australia. Dengan AFF, para pemain sebenarnya tidak akan kesulitan untuk unjuk gigi dan mudah dilirik oleh dunia Internasional.

Sebagai contoh, sebut saja pemain Thailand, Kiatisuk Senamuang yang menjadi buah bibir usai memenangi Piala AFF perdana tahun 1996.

Senamuang dikabarkan dilirik klub Inggris, Huddersfield Town setelah bakatnya terlihat. Selain itu, Thailand juga masih punya nama-nama pemain yang melejit di Piala AFF. Misalnya, ada Chanathip Songkrasin yang akhirnya bermain di Jepang.

Di Indonesia, ada nama-nama seperti Egy Maulana Vikri yang merumput di FK Senica dan sebelumnya di Lechia Gdansk. Witan Sulaeman juga bergabung ke Lechia Gdansk. Lalu Asnawi Mangkualam yang terbang ke Korea untuk merumput bersama Ansan Greeners, Saddil Ramdani, Andik Vermansyah, dan masih banyak lagi pemain lainnya yang dilirik setelah penampilannya di Piala AFF. 

3. Ajang Gengsi Antar Negara Asia Tenggara 

Piala AFF bisa dibilang jadi kompetisi paling kompetitif bagi negara-negara ASEAN. Oleh sebab itu, Piala AFF berhasil menarik atensi, bahkan sejak masih bernama Piala Tiger.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut