Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Gelandang Top Eropa Ngebet Gabung MU, Satu dari Real Madrid
Advertisement . Scroll to see content

5 Pelanggaran Paling Brutal yang Pernah Terjadi di Dunia Sepakbola, Nomor 4 Menimpa Ayah Erling Haaland

Kamis, 27 Januari 2022 - 16:34:00 WIB
5 Pelanggaran Paling Brutal yang Pernah Terjadi di Dunia Sepakbola, Nomor 4 Menimpa Ayah Erling Haaland
Dada gelandang Timnas Spanyol, Xabi Alonso terkena tendangan pemain Belanda, Nigel de Jong pada final Piala Dunia 2010. (Foto: Twitter/@ESPNFutbolCol)
Advertisement . Scroll to see content
— ESPN Fútbol Colombia (@ESPNFutbolCol) March 30, 2021

Nigel De Jong melakukan pelanggaran yang bisa dibilang sangat brutal kepada Xabi Alonso di final Piala Dunia 2010 saat Belanda menghadapi Spanyol. De Jong terbang untuk merebut bola dari Alonso tetapi kakinya terlalu tinggi sehingga dia menghajar bagian dada dari pemain Real Madrid itu.

Beruntung bagi De Jong, wasit tak memberikan kartu merah kepadanya. Dia hanya diganjar kartu kuning sehingga membuat penonton terheran-heran dengan keputusan tersebut. Alhasil, momen tersebut menjadi salah satu kejadian yang paling diingat dalam pesta sepakbola terakbar di dunia yang digelar di Afrika Selatan itu.

2. Axel Witsel vs Marcin Masilewski

Axel Witsel mungkin dikenal sebagai pemain yang tak pernah melakukan pelanggaran keras kepada lawan. Akan tetapi, ketika masih membela Standard Liege pada Agustus 2009 lalu, dia pernah menghajar  pemain Anderlect, Marcin Wasilewski, hingga menderita patah kaki.

Akibat perbuatannya itu, pemain asal Belgia itu terkena hukuman larangan bertanding dalam delapan laga. Selain itu, dia juga sempat menerima ancaman pembunuhan dari supporter Anderlect dan juga pendukung Tim Nasional Polandia, yang dibela oleh Wasilewski.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut