5 Pasangan Penyerang Legenda Sepak Bola Dunia, Ada yang Tak Akur di Luar Lapangan
Pasangan striker Alfredo Di Stefano dan Ferenc Puskas menjadi dua pencetak gol paling produktif dalam sejarah. Kerjasama keduanya memberi Real Madrid landasan untuk menjadi klub paling sukses di Eropa sampai sekarang.
Robert Lewandowski Sebut Bayern Munchen Tak Butuh Penyerang Murni untuk Cetak Gol
Selama enam tahun bermitra di Real Madrid, kedua striker tersebut berhasil mencetak 302 gol yang menakjubkan dalam prosesnya. Pada final Piala Eropa 1962, seolah saksi nyata saat Stefano dan Puskas menghancurkan Eintracht Frankfurt dengan skor 7-3. Di Stefano bisa dikatakan sebagai maestro Real Madrid saat itu lantaran berhasil ikut memenangkan lima Piala Eropa bersama Los Blancos.
3. Emilio Butragueño dan Hugo Sanchez (Real Madrid)
Pada beberapa dekade berikutnya, Real Madrid kembali mencetak duet mematikan. Pasangan penyerang Emilio Butragueno dan Hogo Sanchez terbilang sangat unik. Pasalnya, mereka tidak akur di luar lapangan tetapi sangat kompak dan profesional sudah merumput.
Duet berbahaya sangat gemilang pada tahun 1985 hingga 1992. Mereka berdua seolah menguasai sepakbola Spanyol dengan menyabet 5 gelar Liga Spanyol yang dipegang dari 1985 hingga 1990 secara beruntun. Selain itu mereka juga meraih dua gelar Piala Super Eropa.
Duet Butragueno dan Sanchez sama-sama berkarakter individual. Sehingga mereka sebenarnya hanya fokus pada gol masing-masing dibandingkan bekerja sama. Kendati demikian, duet ini berhasil mencetak 331 gol dari 597 pertandingan.
Pasangan Dennis Bergkamp dan Thierry Henry patut dimasukkan dalam daftar duet striker maut saat keduanya berseragam Arsenal. Keduanya total berhasil mencetak gol hingga 266 kali dalam 610 pertandingan. Pasangan penyerang legenda Arsenal ini main bersama sejak 1999 hingga 2006. Prestasi tertingginya adalah membawa Arsenal menjadi tim tak terkalahkan di sepanjang gelaran Liga Inggris 2003-2004.
Manchester United pernah sangat disegani ketika masih memiliki salah satu pasangan penyerang paling berbahaya saat itu, yakni Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo.