5 Kematian Tragis Pesepak Bola, Ada yang Tabrakkan Diri ke Kereta Ekspres
Castillo pun memiliki catatan yang hebat sepanjang karirnya. Dia berhasil membukukan 777 gol dalam 696 pertandingan.
Namun, di balik kehebatannya, justru menjadi bumerang untuknya. Dia kerap mendapat tuntutan tak realistis dari klub maupun penggemar. Merasa tertekan, Castillo memilih untuk bunuh diri.
2. Justinus Fashanu (Miramar Rangers 1961-1998)
Ian Wright prepared to fight all the way following racist abuse online. The Justin Fashanu Foundation are right behind him. Are you?
— The Justin Fashanu Foundation (@TJFFOUNDATION) May 12, 2020
Keyboard warriors must be held accountable.@IanWright0#JustinFashanu#TheJustinFashanuFoundation#TJFF#racism#antiracism#ianwright#Equalitypic.twitter.com/bscRDLNtMe
Pemain kelahiran London ini kerap membuat geger sepak bola dunia pada eranya. Di antaranya saat dia meminta 1 juta poundsterling ketika meminta pindah dari Norwich ke Nottingham Forest pada 1981.
Itu belum seberapa, karena puncak kegegeran didapat saat dia mengaku adalah seorang homoseksual. Lebih parah lagi, pada 1998 dia ketahuan melakukan pelecehan seksual.