Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : John Herdman Resmi Coret 3 Pemain jelang Piala AFF 2026, Terbaru Yakob Sayuri
Advertisement . Scroll to see content

5 Keajaiban di Sepak Bola dari Kalah Telak Bisa Comeback, Nomor 2 Juara Liga Champions

Kamis, 30 Desember 2021 - 08:38:00 WIB
5 Keajaiban di Sepak Bola dari Kalah Telak Bisa Comeback, Nomor 2 Juara Liga Champions
Pemain Deportivo La Coruna, Juan Valeron merayakan gol ke gawang AC Milan pada laga leg kedua Liga Champions 2003/2004 di Stadion Riazor, Selasa (6/4/2004). (Foto: Twitter/@Squawka)
Advertisement . Scroll to see content

Liverpool kala itu tak seperti sekaran. Kedalaman skuadnya tidak sementereng era Jurgen Klopp dan Mohamed Salah.

Saat itu The Reds sering bergantung kepada performa sang kapten Steven Gerrard. Adapun lini lini depannya diisi pemain hebat tapi kurang tajam saat dilatih Rafael Benitez, sebut saja Milan Baros dan Djibril Cisse.

Lain halnya dengan AC Milan. Di setiap lini, Rossoneri memiliki pemain yang berkualitas dan berpengalaman. Alhasil Milan lebih diunggulkan saat melawan Liverpool pada final saat itu.

Anggapan para pakar pun hampir terbukti. AC Milan mampu mengungguli Liverpool dengan skor 3-0 pada babak pertama. Gol diciptakan Paolo Maldini dan brace Hernan Crespo.

Namun, Liverpool tidak menyerah. Pada babak kedua mereka bangkit lewat sundulan Steven Gerrard, Xabi Alonso, dan Vladimir Smicer. Skor menjadi 3-3!

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut