Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Tendangan Kungfu di EPA U-20, SOS Sebut Bukti Lemahnya Pembinaan Sepak Bola
Advertisement . Scroll to see content

5 Insiden Terbengis di Sepak Bola: dari Gigit Bahu hingga Tendangan Kungfu

Rabu, 22 April 2026 - 11:40:00 WIB
5 Insiden Terbengis di Sepak Bola: dari Gigit Bahu hingga Tendangan Kungfu
Sejarah sepak bola diwarnai insiden kontroversial mulai dari kung-fu kick Eric Cantona hingga aksi Zidane dan Luis Suárez yang mengguncang dunia (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Insiden tendangan kungfu pemain Bhayangkara FC U-20 Fadly Alberto ke pemain Dewa United U-20 jadi sorotan. Hal tersebut yang membuatnya dicoret dari Timnas Indonesia.

Tak hanya itu, Fadly juga diprediksi bakal mendapat sanksi berat dari Komdis PSSI. Namun, sejarah sepak bola tidak hanya mencatat satu insiden kontroversial. 

Ada banyak momen bengis di laga-laga dunia yang sulit dilupakan pencinta sepak bola. Apa saja?

1. Kungfu Eric Cantona

Tendangan kungfu paling legendaris terjadi di Liga Inggris. Pelaku adalah sang bintang Manchester United era 1990-an Eric Cantona. (foto: Istimewa))
Tendangan kungfu paling legendaris terjadi di Liga Inggris. Pelaku adalah sang bintang Manchester United era 1990-an Eric Cantona. (foto: Istimewa))

Eric Cantona mengejutkan dunia sepak bola lewat aksi kung-fu kick yang hingga kini masih menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah olahraga.

Insiden tersebut terjadi di Selhurst Park saat dia membela Manchester United, ketika dia melompat dan menendang seorang suporter Crystal Palace usai menerima provokasi dari tribun penonton.

Aksi itu langsung menjadi sorotan global dan menghiasi halaman depan media di seluruh dunia selama berminggu-minggu, menjadikannya salah satu kejadian paling ikonik dalam sepak bola modern.

2. Gigitan Luis Suarez

Giorgio Chiellini (kiri) memegang pundaknya usai digigit Luis Suarez pada fase Grup D Piala Dunia 2014 di Brasil.  (Foto: news1.news)
Giorgio Chiellini (kiri) memegang pundaknya usai digigit Luis Suarez pada fase Grup D Piala Dunia 2014 di Brasil. (Foto: news1.news)

Salah satu yang paling diingat adalah aksi Luis Suarez yang menggigit Giorgio Chiellini pada Piala Dunia 2014. Striker Uruguay itu kembali terlibat kontroversi setelah sebelumnya pernah mendapat sanksi akibat kasus serupa di level klub.

Momen tersebut terjadi saat laga Uruguay melawan Italia. Gigitannya di bahu Chiellini membuat dunia sepak bola bereaksi keras, meski Suarez sempat mengklaim itu tidak disengaja.

Dia akhirnya mendapat hukuman larangan bermain selama empat bulan dari seluruh aktivitas sepak bola sebelum kemudian meminta maaf.

3. Tandukan Zidane ke Materazzi

Kapten Timnas Prancis Zinedine Zidane (kiri) menanduk dada bek Italia Marco Materazzi pada final Piala Dunia 2006. (Foto: AFP)

Insiden lain yang tak kalah dramatis terjadi di final Piala Dunia 2006 ketika Zinedine Zidane melakukan headbutt kepada Marco Materazzi.

Aksi itu terjadi setelah Zidane tersulut emosi dalam pertandingan antara Prancis dan Italia. Dia menghantam dada Materazzi hingga membuat sang bek terjatuh.

Kejadian tersebut menjadi akhir pahit karier Zidane yang langsung pensiun setelah pertandingan final tersebut.

Materazzi disebut sempat melontarkan provokasi terkait keluarga Zidane, meski detailnya terus menjadi perdebatan hingga sekarang.

4. Frank Rijkaard Ludahi Rudi Voller

Foto: Talk sport
Foto: Talk sport

Momen kontroversial lainnya datang dari Piala Dunia 1990 saat Frank Rijkaard meludahi Rudi Voller dalam laga Belanda melawan Jerman.

Insiden itu bermula dari pelanggaran di lapangan yang berujung ketegangan antara kedua pemain.

Rijkaard kemudian menerima kartu merah setelah terlibat konflik fisik, termasuk menjambak dan menginjak kaki Voller sebelum meninggalkan lapangan.

Dia bahkan kembali meludahi Voller saat berjalan keluar lapangan, membuat insiden tersebut dikenang sebagai salah satu yang paling aneh dalam sejarah Piala Dunia.

5. Dendam Roy Keane

Foto: Mirror
Foto: Mirror

Di level klub, rivalitas panas juga terjadi antara Roy Keane dan Alf-Inge Haaland dalam laga Premier League.

Perselisihan mereka bermula sejak tahun 1997 ketika Keane mengalami cedera serius saat berduel dengan Haaland.

Empat tahun kemudian, Keane melakukan tekel keras dalam derby Manchester yang membuat karier Haaland tidak pernah sama lagi.

Keane sempat menerima kartu merah dan larangan bermain, lalu kembali dijatuhi hukuman tambahan setelah mengakui aksinya dalam autobiografi.

Rangkaian insiden ini menunjukkan bagaimana sepak bola tidak hanya soal permainan, tetapi juga emosi ekstrem yang kadang meledak di lapangan.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut