Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tuchel Tenang jelang Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Sudah di Jalur Tepat!
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Momen Kontroversial Sepanjang Piala Dunia, Ada Gol Hantu Bintang Inggris

Sabtu, 10 Desember 2022 - 16:00:00 WIB
5 Fakta Momen Kontroversial Sepanjang Piala Dunia, Ada Gol Hantu Bintang Inggris
Bintang Timnas Inggris, Geoff Hurst melepaskan tembakan yang berujung gol ke gawang Jerman Barat pada Piala Dunia 1966.
Advertisement . Scroll to see content

Sebagai informasi, Stalingrad adalah kota di Uni Soviet yang menjadi saksi kekejaman Nazi Jerman pada Perang Dunia II. Dengan gol tersebut, Inggris pun berhasil keluar sebagai juara usai meraih kemenangan 4-2.

3. Argentina Juara Berkat Bantuan Politik (1978)

Argentina berhasil menjadi juara pada Piala Dunia 1978 dengan cara yang dinilai sangat kontroversial. Pasalnya, junta militer pimpinan Argentina, Jorge Videla, sangat ingin La Albiceleste meraih kemenangan demi memperbaiki citra mereka.

Bahkan di babak final, Belanda tidak dibantu oleh pemain bintangnya, Johan Cruyff. Pasalnya, Johan Cruyff, disebut mendapatkan ancaman serius jelang laga tersebut sehingga dirinya memilih untuk tidak tampil dan Argentina memastikan gelar juara dengan skor 3-1.

4. Gol Tangan Tuhan Maradona (1986)

Tidak hanya pada tahun 1978, Argentina kembali menjadi kontroversi pada Piala Dunia 1986. Pada babak perempat final menghadapi Inggris, pemain bintang La Albiceleste, Diego Maradona, mencetak gol ke gawang Inggris dengan tangannya yang tidak dianulir oleh wasit.

Dengan gol tersebut pun pada akhirnya membuat Inggris tersingkir dari Piala Dunia 1986 usai menelan kekalahan 1-2. Kiper Timnas Inggris saat itu, Peter Shilton, juga mengatakan bahwa dirinya tidak akan memaafkan tindakan yang dilakukan Maradona.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut