3 Keuntungan Timnas Indonesia Gabung CAFA, Lebih Baik dari AFF dan EAFF?
Iran yang menempati peringkat 21 FIFA menjadi negara Asia dengan ranking tertinggi di FIFA, Uzbekistan menempati di peringkat 11 Asia, sedangkan Kirgistan di urutan ke-15. Sementara itu, Tajikistan berada di ranking 114 FIFA atau 22 Asia, Turkmenistan di urutan 134 FIFA atau 24 Asia, dan Afghanistan di posisi 150 FIFA atau 27 FIFA.
Dengan lawan yang kuat dan mempunyai peringkat lebih bagus, Indonesia pastinya akan mendapatkan lawan yang lebih kompetitif dan akan mengasah diri untuk cepat berkembang.
Pembinaan usia muda pemain-pemain Indonesia akan berlanjut di CAFA. CAFA memiliki jenjang turnamen usia muda yang lebih bagus ketimbang EAFF.
Meski tidak kompetisi di level senior, CAFA punya 4 level kompetisi usia muda kategori pria dan wanita. Untuk kategori pria, ada level U-15, U-16, U-19, U-23. Sementara untuk kategori putri juga lebih banyak,yakni enam peringkat mulai dari U-15, U-17, U-18, U-19, U-20, U-23.
Keuntungan lain yang akan diperoleh Timnas Indonesia jika gabung CAFA adalah ranking FIFA yang mungkin akan bisa melonjak dengan cepat. Enam anggota CAFA memiliki peringkat lebih bagus dari Timnas Garuda. Jika bisa sejajar atau lebih unggul di kompetisi tersebut, maka peringkat Indonesia otomatis akan naik ketika digelar pada FIFA match day.
Itulah 3 keuntungan Timnas Indonesia gabung CAFA. Namun, CAFA saat ini tidak memainkan turnamen untuk timnas level senior seperti di Piala AFF di Asia Tenggara, atau Piala EAFF di Asia Timur. Itulah mengapa, peluang untuk gabung CAFA juga perlu dipertimbangkan matang-matang.
Editor: Komaruddin Bagja