Valentino Rossi Ternyata Nyaris Batal ke Yamaha pada MotoGP 2004, Ini Kisahnya
“Yang mengubah pemikiran ini adalah Masao Furusawa , yang pada Juni 2003 menjadi pemimpin proyek kami. Dia meyakinkan para pemimpin tentang fakta bahwa, untuk menang sangat penting memiliki pembalap papan atas,” ungkapnya.
Perlu diketahui, Masao sendiri dulunya adalah kepala teknik di Yamaha. Dirinya bisa dibilang otak dibalik kehebatan tim pabrikan asal Jepang yang kala itu sangat disegani.
Prestasi Rossi di Yamaha begitu mentereng. Dia juara dunia MotoGP bersama pabrikan berlogo garpu tala itu sebanyak empat kali yakni 2004, 2005, 2008 dan 2009.
Jumlah tersebut lebih banyak ketimbang juara dunia bersama Honda yaitu 2001, 2002 dan 2003. Rossi juga mengakhiri kariernya dengan membela Yamaha.
Editor: Reynaldi Hermawan