Usia Bukan Halangan, Adyos Astan Tetap Semangat Membela Indonesia di Asian Para Games 2022
Kondisi tersebut tidak begitu dihiraukan Adyos. Apalagi sejak kecil dia sudah suka dengan beberapa cabang olahraga (cabor) meski hanya sebatas hobi dan main main.
Menariknya Adyos menekuni cabor tenis meja bukanlah memilih, namun sebuah panggilan. Sejak pertama ikut turnamen, dia merasa sepertinya bisa dan itu dilakukan terus sampai saat ini.
Saat di kampung dulu untuk menjadi atlet sangat sulit. Karena fasilitas untuk menekuni hobi sangat terbatas, sehingga kadang berpindah tempat. Namun, itu semua tidak menghalangi semangatnya.
Bukan hal mudah untuk menguasai tenis meja kursi roda. Karena dia harus mahir dalam tenis meja dan lancar menggerakkan kursi roda sesuai arah bola. Butuh adaptasi untuk bisa seperti sekarang.
Bagi Adyos, kursi roda sudah diibaratkan kaki dan seperti sudah menyatu. Dia mengaku tidak pernah merasa down karena saat berada di kampung dan tumbuh seperti anak-anak kecil pada umumnya.