Tim Junior Indonesia Uji Kekuatan jelang Kejuaraan Asia Buluangkis 2026
“Tujuan simulasi ini yang pertama tentu membiasakan anak-anak bagaimana suasana pertandingan beregu ini yang juga bukan hal yang sering mereka hadapi. Keberadaan simulasi ini kami berikan agar mereka terbiasa dengan hawa pertandingan beregu,” ujarnya.
Eskar juga menyoroti perubahan aturan yang diterapkan di AJC 2026. Menurutnya, pemain dan pelatih harus cepat beradaptasi dengan sistem baru agar tidak kesulitan saat turnamen berlangsung.
“Yang kedua, menyesuaikan aturan yang berlaku, karena secara aturan juga lumayan banyak perubahan termasuk scoring. Sehingga anak-anak ini harus menyesuaikan dengan itu, siap dengan itu,” kata Eskar.
Dia menambahkan, pelatih juga dituntut lebih cermat dalam membaca kekuatan lawan dan menyusun strategi yang tepat di sistem beregu baru.
“Ini juga pelatih harus jeli bahwa di dalam pertandingan melihat komposisi kekuatan lawan, itu kami mengatur strategi biar lebih paripurna,” tambahnya.