Tersingkir di Thailand Open 2026, Isyana/Rinjani Bidik Hasil Lebih Baik di Malaysia Masters
“Di gim ketiga skornya kejar-kejaran. Kami harus mengakui mereka bisa lebih tenang di poin-poin akhir,” ungkapnya.
Isyana menilai pertandingan tersebut memberi pelajaran penting tentang cara pasangan papan atas mengatasi tekanan.
“Hari ini kami belajar bagaimana mereka mengatasi tekanan di lapangan,” jelasnya.
Rinjani mengaku terkejut melihat pasangan peringkat atas dunia tetap merasakan ketegangan di lapangan.
“Kami tidak menyangka mereka yang sudah top 10 dan sudah bermain di level atas masih ada tegangnya. Mereka banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama di gim kedua, jadi kami mendapat banyak poin dari situasi itu,” katanya.
Menurut Rinjani, mereka gagal memanfaatkan peluang pada gim penentuan sehingga lawan mampu mengendalikan pertandingan pada poin-poin terakhir.
“Alhamdulillah bisa sampai di perempat final karena sejak babak pertama lawannya juga tidak mudah. Hasil ini harus kami syukuri, tetapi kami pasti ingin terus belajar dan semoga minggu depan di Malaysia Masters bisa mendapat hasil yang lebih baik,” tegasnya.
Editor: Abdul Haris