Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jonatan Christie Buka-bukaan Alasan Tinggalkan Pelatnas demi Keluarga: Saya Egois demi Olimpiade!
Advertisement . Scroll to see content

Tak Takut Lawan Imane Khelif yang Dituding Transgender, Petinju Hungaria: Jika Dia Pria, Kemenangan Saya Lebih Besar!

Sabtu, 03 Agustus 2024 - 06:30:00 WIB
Tak Takut Lawan Imane Khelif yang Dituding Transgender, Petinju Hungaria: Jika Dia Pria, Kemenangan Saya Lebih Besar!
Anna Luca Hamori, petinju Hungaria akan berhadapan dengan Imane Khelif, petinju asal Aljazair yang dituding transgender, Sabtu 3 Agustus 2024, waktu setempat. (Foto: Instagram Anna Luca Hamori)
Advertisement . Scroll to see content

"Itu pilihannya. Saya tidak mengerti karena saya pikir setiap petinju berpikir sama seperti saya, untuk tidak pernah menyerah. Namun, itu pilihannya. Kami tidak tahu apa alasannya. Ini hidupnya, tapi aku tahu aku ingin melakukan ini dalam hidupku sendiri," kata Hamori.

Carini sebelumnya mengatakan, pukulan Khelif menjadi yang terkeras yang pernah dia hadapi dalam hidupnya. Petinju berusia 25 tahun itu mengaku tidak pernah mendapat pukulan sekeras saat dia melawan Khelif.

"Saya terbiasa menderita. Saya tidak pernah menerima pukulan seperti itu tidak mungkin untuk melanjutkannya. Saya bukan siapa-siapa untuk mengatakan itu ilegal," kata Carini setelah mengundurkan diri dari pertarungan sambil menahan tangis.

Petinju Aljazair yang disebut transgender Imane Khelif menang dalam waktu 46 detik saja melawan utusan Italia Angela Carini di Olimpiade Paris 2024, Kamis (1/8/2024) waktu setempat. (Foto: Times of India)
Petinju Aljazair yang dituding transgender Imane Khelif menang dalam waktu 46 detik saja melawan utusan Italia Angela Carini di Olimpiade Paris 2024, Kamis (1/8/2024) waktu setempat. (Foto: Times of India)

Carini sebenarnya ingin melanjutkan bertarung melawan Khelif meski merasakan sakit luar biasa di hidungnya. Namun, dia terpaksa memutuskan berhenti karena tidak tahan dengan pukulan-pukulan Khelif.

"Saya naik ring untuk bertarung. Namun, saya tak ingin melakukannya lagi setelah menit pertama. Saya mulai merasakan sakit yang hebat di hidung saya. Saya tidak menyerah tetapi pukulan itu terlalu menyakitkan sehingga saya berkata cukup. Saya pergi dengan kepala tegak," kata Carini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut