Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing, Erick Thohir Siapkan Hukuman Seumur Hidup
Advertisement . Scroll to see content

Skandal Pelatnas Panjat Tebing, NOC Indonesia Kawal Investigasi Hingga Tuntas

Selasa, 03 Maret 2026 - 17:13:00 WIB
Skandal Pelatnas Panjat Tebing, NOC Indonesia Kawal Investigasi Hingga Tuntas
NOC Indonesia mendukung penuh langkah Kemenpora mengusut dugaan kekerasan seksual di Pelatnas panjat tebing dan menegaskan komitmen perlindungan atlet. (Foto: KOI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - NOC Indonesia mendukung penuh pengusutan dugaan kekerasan seksual di Pelatnas panjat tebing dan menegaskan tidak ada ruang kompromi untuk kasus seperti ini.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyatakan sikapnya sejalan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam mengawal proses investigasi. Dia menilai persoalan tersebut serius dan harus ditangani secara objektif serta transparan.

Saat ini Federasi Panjat Tebing Indonesia tengah melakukan investigasi internal terkait dugaan kekerasan seksual di lingkungan pelatnas. Proses tersebut mendapat perhatian luas karena menyangkut keamanan atlet di pusat pembinaan nasional.

Menurut Okto, segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun intimidasi tidak boleh terjadi dalam dunia olahraga. Apalagi jika berlangsung di pelatnas yang seharusnya menjadi ruang aman bagi atlet untuk berkembang dan mengejar prestasi.

“Saya begitu prihatin mendengar kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing ini terjadi di pelatnas. NOC Indonesia mendukung penuh komitmen dan langkah cepat Menpora Erick Thohir untuk memastikan kasus ini diusut secara obyektif, transparan, profesional, dan berkeadilan," kata Okto dikutip dari rilis resmi Kemenpora RI, Selasa (3/3/2026).

"Lingkungan pelatnas harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh atlet untuk berkembang dan berprestasi. Atlet harus merasa terjamin keamanannya, dihormati dan dilindungi,” tambahnya menegaskan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut