Rehan/Gloria Tumbang di Singapore Open 2026, Comeback Setelah 9 Bulan Langsung Bikin Harapan Baru
“Ke pertandingan tadi terutama di gim pertama akhir, kami main terlalu grasa-grusu, rasa kepengennya belum bisa terkontrol. Ini normal karena turnamen pertama setelah lama tidak main dan ini jadi pelajaran kami untuk bisa kontrol emosi, lebih tenang dan ditingkatkan lagi non teknisnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Rehan merasa cukup puas dengan proses comeback yang dijalaninya di Singapore Open 2026. Dia menyebut semua program latihan yang dipersiapkan sudah mulai terlihat di lapangan.
“Alhamdulillah hari ini berjalan lancar bagi saya, apa yang sudah disiapkan di latihan bisa dikeluarkan. Belum menang tapi ini proses yang harus dijalani,” katanya.
Rehan juga memberi perhatian besar terhadap kondisi lutut dan ototnya setelah kembali bertanding. Dia tidak ingin memaksakan diri demi menjaga karier dalam jangka panjang.
“Saya ingin cepat kembali ke performa terbaik tapi saya juga harus bisa jaga kondisi lututnya, ototnya karena saya di sini tidak untuk satu, dua atau tiga turnamen saja. Saya ingin terus berlanjut apalagi tahun depan format 15x3 sudah berjalan jadi mungkin akan lebih menguntungkan buat kami,” jelasnya.