Purwokerto Menggila! 480 Anak SD Ramaikan SenengMinton 2026, Awal Regenerasi Atlet Nasional
Secara teknis, perlombaan menggunakan sistem individu dengan penilaian berbasis catatan waktu tercepat. Peserta kelas 3 menghadapi lima tantangan yakni Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing The Shuttlecock, Service to Target, dan Zig Zag Run. Untuk kelas 1 dan 2, tantangan Service to Target tidak diikutsertakan.
Setiap sekolah mengirimkan perwakilan dengan komposisi berbeda. Kelas 1 terdiri dari 6 siswa (4 putra, 2 putri), kelas 2 sebanyak 10 siswa (6 putra, 4 putri), serta kelas 3 berjumlah 14 siswa (8 putra, 6 putri).
Persaingan berlangsung ketat di semua kategori. Gita Felicia dari SDN 1 Karangpucung menjadi sorotan setelah mencatat waktu tercepat 01:00.73 di kategori putri kelas 3, meningkat dari posisi ketiga pada edisi sebelumnya.
“Aku memang suka bulu tangkis sejak dulu, seringnya bermain dengan teman di depan rumah. Waktu Festival SenengMinton 2025 lalu, aku dapat hadiah raket karena juara tiga. Itu raket pertamaku, aku jadi tambah semangat untuk berlatih. Lalu kali ini aku membuktikan hasil latihan dengan jadi juara. Setelah ini aku akan berlatih lebih serius. Semoga nanti jadi atlet andal,” kata Gita.
Dukungan sekolah juga terlihat kuat. Guru olahraga SDIT Harapan Bunda Purwokerto, Gito Sugeng Ridhono, menilai ajang ini membantu siswa mengenal dasar bulu tangkis sekaligus membuka peluang pembinaan lanjutan.
“Dengan adanya MilkLife Festival SenengMinton 2026 ini kami terbantu karena menjadi wadah para siswa mengenal keterampilan dasar bulu tangkis yang harapannya dapat meningkatkan kecintaan mereka terhadap olahraga ini. Sehingga bakat-bakat potensial dapat terlihat dan dibina lebih lanjut. Semoga melalui ajang ini sekolah kami dapat mengukir kemenangan dalam kejuaraan bulutangkis, oleh karena itu kami juga sangat serius mempersiapkan para atlet yang bertanding di ajang ini,” sebut Gito.