Prestasi Iko Uwais dalam Olahraga Pencak Silat, dari Jadi Atlet hingga Mendirikan Sekolah Martial Arts
Tak hanya di Indonesia, ia juga berpartisipasi dalam beragam ajang pencak silat di Inggris, Rusia, Laos, Kamboja, dan Prancis. Kepiawaiannya dalam bela diri membuatnya akhirnya bertemu dengan sutradara Gareth Evans di tahun 2007.
Sutradara inilah yang menjadikan Iko Uwais pemeran dalam film ‘Merantau’ (2007). Puas dengan kinerja Iko Uwais, Gareth Evans kembali menggandeng aktor tersebut dalam proyek film berjudul ‘The Raid’ (2011).
Selanjutnya, ia kembali didapuk menjadi pemeran dalam film-film laga, diantaranya adalah ‘Headshot’ (2016), ‘The Night Comes For Us’ (2018), ‘Si Buta dari Gua Hantu’ (2021), ‘Star Wars: The Force Awakens’ (2015), ‘Beyond Skyline’ (2017), dan ‘Mile 22’ (2018).
Di film ‘Man Of Tai Chi’ (2013), Iko Uwais bahak sempat beradu akting dengan aktor kenamaan Hollywood, Keanu Reeves. Tak berhenti di situ, kecintaannya dalam pencak silat ia wujudkan dengan mendirikan sekolah martial arts pada tahun 2018.
Sekolah martial arts yang didirikan oleh Iko Uwais tersebut menawarkan berbagai kelas bela diri, mulai dari pencak silat, taekwondo, hingga akido. Ia melihat industri perfilman nasional masih membutuhkan banyak talenta-talenta yang juga berbakat di bidang bela diri.
Selain itu, tingkat kriminalitas di Bekasi yang terbilang cukup tinggi juga membuatnya tergerak membuka sekolah martial arts tersebut.
Dengan demikian, prestasi Iko Uwais dalam olahraga pencak silat dapat diaplikasikan dengan baik.
Editor: Komaruddin Bagja