Perang Saudara di All England 2026! Dua Ganda Campuran Indonesia Dipaksa Saling Jegal
Felisha tidak menutupi kekecewaannya terkait perubahan undian. Dia menyayangkan situasi yang membuat mereka harus bertemu rekan senegara lebih cepat dari yang diperkirakan.
"Sayang memang saat undian berubah, kami langsung harus ketemu teman sendiri di 16 besar," tutur Felisha dilansir dari rilis resmi PBSI, Rabu (4/3/2026).
Hasil All England 2026: Jafar/Felisha Singkirkan Wakil China, Lolos 16 Besar
Dia menilai, jika bagan tetap seperti awal, peluang kedua pasangan untuk melangkah lebih jauh terbuka lebar. Namun realitas di lapangan berbeda.
"Kalau seperti undian awal kan mungkin bisa sama-sama lolos dan maju sampai seterusnya. Kalau besok, salah satu pasti harus kalah," sambungnya.
Di sisi lain, Jafar memilih fokus pada evaluasi permainan. Dia mengaku bersyukur mampu menyelesaikan laga tanpa cedera, meski performanya belum sepenuhnya maksimal.
"Pertama, alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan menang juga hari ini. Tapi memang mainnya masih belum 100%. Masih banyak yang harus diperbaiki apalagi melihat di gim pertama (melawan Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying) tadi," kata Jafar.
Dia menambahkan performa di gim kedua lebih terkontrol setelah mengamankan gim pertama. "Di gim kedua karena sudah ambil gim pertama jadi lebih enak, lebih bisa atur temponya, lebih tahu bola-bolanya akan diarahkan kemana," pungkasnya.
Pertemuan Jafar/Felisha kontra Amri/Nita dipastikan mengunci satu tempat Indonesia di perempatfinal All England 2026. Namun di sisi lain, satu pasangan Merah Putih harus angkat koper lebih cepat di Birmingham.
Editor: Reynaldi Hermawan