Pembalap Sepeda Andy Prayoga Juara Kelas Men Elite 76 Indonesian Downhill 2025
“Saya senang sekali akhirnya dapat tampil maksimal dan menjadi juara setelah gagal dalam beberapa percobaan sebelumnya. Saat seeding run kemarin, saya merasa masih bisa menambah kecepatan di beberapa section dan berhasil memenuhi target itu. Terbukti, hari ini catatan waktu saya lebih cepat dibanding kemarin, mungkin itu kunci keberhasilan saya akhirnya bisa menjadi juara di Ternadi,” ungkap Riska.
Sementara di kelas Men Junior, giliran Dimas Aradhana downhiller muda dari Tim 76 Rider DH Squad yang berhasil naik podium juara. Dia membukukan waktu tercepat 3 menit 00.944 detik, unggul 5 detik atas Nazwa Agazani di peringkat kedua dengan torehan 3 menit 05.286 detik. Peringkat ketiga ditempati Ahmad Ridhodin dengan 3 menit 08.905 detik.
Agnes C. Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara, memberikan apresiasi atas performa dan daya juang tinggi yang ditunjukkan para peserta di seri pembuka 76 Indonesian Downhill 2025.
Dia menilai persaingan kejuaraan bergengsi tingkat nasional ini kian meningkat dengan catatan waktu yang semakin cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Agnes berharap tren positif ini akan berlanjut ke seri-seri berikutnya yang akan bergulir.
“Hasil final run hari ini di Ternadi menjadi awal yang bagus dan sekaligus gambaran kompetitif dan ketatnya persaingan di 76 Indonesian Downhill 2025. Banyak rider-rider muda di kelas prestasi seperti junior dan elite yang tampil dengan performa maksimal. Bahkan di kelas Men Elite berhasil memecahkan rekor catatan waktu tercepat di bawah tiga menit. Jadi terima kasih kepada semua rider yang sudah berjuang keras dan selamat untuk para juara di setiap kelas,” ujar Agnes.