Pelatih Pelita Jaya Ungkap Modal Penting untuk Hancurkan Satria Muda di Final IBL 2024
Namun sayang, Pelita Jaya sejauh ini baru memiliki satu titel saja yakni pada IBL 2017 lalu. Sisanya, mereka selalu kalah di partai puncak, termasuk dua kekalahan dari Satria Muda Jakarta pada musim 2021 dan 2022.
Meski demikian Pelatih Pelita Jaya Jakarta, Johannis Winar yakin pada anak buahnya di final IBL 2024 ini. Kata dia, chemistry kuat yang sudah mereka bentuk selama naik-turun perjalanan di musim ini menjadi salah satu kekuatan mereka untuk melawan Satria Muda.
"Saya percaya sama pemain, saya percaya dengan pengalaman mereka yang sudah bersama-sama berjuang melewati musim ini. Kadang menang, kadang kalah, sehingga melewati up dan down," kata Ahang kepada awak media, termasuk iNews.id, saat ditemui usai konferensi pers jelang final IBL 2024 di Jakarta, Selasa, 30 Juli 2024.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ahang itu menilai Satria Muda tak ditempa untuk terus mengevaluasi diri karena mereka sedang mencatatkan 14 kemenangan beruntun walaupun sempat terseok-seok di awal musim. Alhasil, menurutnya tim arahan Youbel Sondakh itu kurang merasakan gejolak menang-kalah dalam setengah musim babak reguler hingga semifinal.
Di sisi lain, Pelita Jaya merasakan gejolak tersebut. Oleh karena itu, Ahang yakin mental timnya yang terbiasa keluar dari tekanan ketika bertanding musim ini menjadi modal yang apik untuk melawan Abraham Damar Grahita dkk.
"Ditambah lagi pengalaman kami di Basketball Champions League (BCL) Asia yang lalu, sehingga irama permainan kami lebih bergejolak untuk menghadapi final dan bisa cepat menemukan formula untuk melewati kesulitan saat bertanding," ucap Ahang.
"Makanya modal kami adalah compite atau daya bersaing. Tim yang bisa bersaing dan mengeksekusi permainan dalam kondisi tertekan adalah kami," ucapnya.
Editor: Reynaldi Hermawan