Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Carabao International Open 2026 Resmi Bergulir, Pecahkan Rekor MURI dan Dongkrak Biliar Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Pebiliar Nasional dan Pengprov POBSI Sambut Hot Nine sebagai Ajang Peningkatan Prestasi

Minggu, 07 Februari 2021 - 14:25:00 WIB
Pebiliar Nasional dan Pengprov POBSI Sambut Hot Nine sebagai Ajang Peningkatan Prestasi
Pebiliar nasional Nony K. Andilah menyambut positif ajang Hot Nine. Event yang digelar POBSI itu bisa membangkitkan semangat atlet untuk meningkatkan presstasi. (Foto: MNC Group)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pebiliar nasional Nony K. Andilah menyambut gembira kehadiran ajang Hot Nine. Dia menilai event yang digelar POBSI itu bisa membangkitkan semangat atlet untuk meningkatkan prestasi.

Nony bersyukur dan berterima kasih karena POBSI dan iNews yang sudah menggelar turnamen biliar Hot Nine ini. 

“Dengan adanya event Hot Nine ini menjadi wadah untuk kami para atlet biliar wanita mengasah, mempertajam dan menambah jam terbang agar kami mampu bersaing di tingkat internasional. Saya yakin dengan adanya event ini, kami pebiliar putri indonesia akan maju dan mampu bersaing di tingkat internasional," kata Nony

Hal senada diungkapkan atlet nasional lainnya, Silviana Lu asal Papua yang akan trurun di pertandingan Hot Nine Minggu (7/2/2021) malam nanti.

“Saya berharap acara ini dapat terus berlanjut, supaya masyarakat di Indonesia dapat mengenal olahraga biliar ini, 
dan peminat olahraga ini bertambah lebih banyak lagi,” tutur Silviana Lu yang dalam beberapa waktu belakangan ini terus mengikuti berbagai turnamen di Pulau Jawa. 

Sementara itu Ketua Pengurus Provinsi POBSI Jawa Barat, Rudi Kadarisman mengatakan event seperti Hot Nine ini yang ditunggu-tunggu sejak lama dan diharapkan akan terus berlanjut bahkan dapat dilaksanakan juga di daerah.

“Kami salut dan memberikan apresiasi atas apa yang dilaksanakan oleh PB POBSI dan iNews, Ketua Umum PB POBSI Bapak Hary Tanoesoedibjo. Karena event seperti ini yang juga disiarkan di media elektronik dan jaringan media MNC akan segera kembali membangkitkan semangat, meningkatkan popularitas biliar, prestasi atlet bahkan juga  mendorong kembali kebangkitan kegiatan biliar sebagai  industri," ujar Rudi.

Lebih lanjut, Rudi mengharapkan PB POBSI dapat melaksanakan kegiatan Hot Nine ini di daerah-daerah dengan melibatkan pengurus di daerah. Dia menegaskan, Pengprov POBSI Jawa Barat siap jika ditunjuk oleh PB POBSI untuk menyelengarakan.

Pengprov POBSI Jawa Barat menurunkan 5 atlet di ajang Hot Nine ini, yakni Nony Andilah, Poppy Puspita, Tisa Anggun, Anita Kanjaya dan Dini Handayani.

Nony mengalahkan rekan sedaerahnya Poppy Pusita di pertandingan pertama Sabtu (6/2/2021) malam. Jawa Barat memliki 18 atlet biliar berprestasi nasional, 10 di antaranya sedang dalam persiapan menghadapi PON Papua tahun ini.

Turnamen biliar bola 9 Hot Nine diikuti 16 atlet putri berpretasi nasional, yaitu Nony Andilah, Poppy Puspita, Tisa Anggun, Anita Kanjaya dan Dini Handayani (Jawa Barat). Fathrah Masum, Desi Aristia, Fanny Lestari dan Aldita Rizky (Jakarta). Angeline Ticoalu dan Vinda Marthatilova (Jawa Tengah). Naya Ticoalu (Kalimantan Selatan), Silviana Lu (Papua), Putrini Sianturi dan Echa Sudharto (Banten) dan Rini Nasution (Sumatera Utara).

Turnamen menggunakan format race to 3, artinya mencari tiga point kemenangan. Pertandingan ini relatif pendek jika dibandingkan dengan pertandingan-pertandingan open turnamen umumnya. Biasanya race 5, race.6, race 7. Namun ini menarik karena mengharuskan pemain untuk selalu waspada mulai dari awal hingga akhir pertandingan. Tidak boleh melakukan kesalahan fatal.

Di pertandingan kedua pada Minggu malam ini (7/2/2021) akan saling berhadapan Silviana Lu dari Papua dengan Rini Nasution dari Sumatra Utara.

Keduanya adalah atlet dengan sejumlah prestasi  di tingkat nasional maupun regional.  Silviana Lu atlet berusia 22 tahun ini Runner Up Rama 10 Ball Open di Jogja tahun 2020,  Runner Up 10 Ball Open di Semarang tahun 2020, Medali Perunggu Sea Games 9 Ball Woman Double tahun 2019, 2 Medali Emas PON Jawa Barat tahun  2016, Medali Perunggu PON Riau tahun 2012.

Sedangkan Rini Nasution berusia 37 tahun dari Sumatera Utara adalah peraih Medali Emas di Kejurnas tahun 2017, dan Medali Perak di Kejurnas tahun 2018.

Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Hary Tanoesoedibjo mengatakan punya kewajiban moral untuk mengangkat biliar yang pamornya sempat redup. 

"Ditayangkan di TV, jadi bisa ditonton siapa saja. Saya angkat juga di social media, di streaming. Kami ada OTT streaming service, jadi masyarakat bisa nonton di televisi atau melalui Internet," kata Hary.

Diharapkan penyelenggaraan dan penayangannya bisa mendpat perhatian masyarakat. Hot Nine juga direncakan diselenggarakan untuk pebiliar putra.

"Saya inisiasi pertandingan biliar di iNews yang diawali dengan putri dulu. Nanti kita akan evaluasi, apakah nanti akan untuk putra," ungkapnya.

Hary berharap Hot Nine Billiard Tournament bisa membangun awareness masyarakat terhadap biliar, sehingga ke depan olahraga ini diharapkan bisa menjadi industri yang menjanjikan.

"Mudah-mudahan ini bisa mengangkat biliar menjadi dikenal lagi, disukai. Bukan hanya itu, suatu saat harapannya bisa jadi industri. Kalau bisa jadi industri, akan banyak atlet yang berkarier, menjadikannya profesi. Kalau sudah seperti begitu, akan jadi sehat," tutur Hary.

Saksikan turnamen biliar Hot Nine hari ini (Minggu, 7/2/21) dipandu Rendra Soedjono dan Nova Elisa pukul 20.00 WIB di stasiun televisi milik MNC Group, iNews. Program ini juga dapat diikuti melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut