PBSI Sebut 2 Faktor yang Bikin Wakil Indonesia Melempem di Thailand
"Tapi secara menyeluruh memang ada penurunan di daya juang, kecuali Greysia/Apriyani. Dari sisi konsentrasinya mereka juga bisa konsisten, sampai akhirnya juara. Kalau yang lain masih terlihat goyah. Daya juang ada, tapi terlihat masih naik turun. Mau naik dan bangkit itu susah. Untuk Toyota Thailand Open, dengan target dua medali, justru malah kalah di semifinal dua-duanya (ganda putra dan ganda putri)," ujarnya.
Selain teknis, ada pula faktor non teknis yang bikin Anthony Ginting dan kolega kurang gereget. Hal yang dimaksud adalah asupan nutrisi para atlet selama di Negeri Gajah Putih.
"Saya akui juga pemain-pemain lawan terlihat lebih siap bertanding, terutama Taiwan (Lee Yang/Wang Chi Lin) ini. Bukan hanya soal teknis, tapi non-teknis seperti postur, tenaga, mungkin dari makanan, minuman, dan nutrisinya juga lebih oke. Saya akui mereka lebih stabil di tiga kali turnamen ini bisa juara. Jadi yang harus dievaluasi bukan hanya dari sisi teknis saja," tuturnya.
"Tapi saya rasa intinya adalah bagaimana motivasi para atletnya. Terutama motivasi untuk daya juangnya. Jadi harus kita gali lagi, apa yang bisa membuat mereka lebih semangat lagi," imbuhnya.
Editor: Reynaldi Hermawan