PB POBSI Terapkan Akreditasi Arena Biliar demi Bangun Ekosistem Olahraga Profesional
Dengan adanya kebijakan akreditasi ini, diharapkan terjadi pemerataan kualitas infrastruktur biliar di seluruh wilayah. “Arena dengan standar yang baik akan membantu meningkatkan kualitas atlet dalam berlatih dan bertanding. Sponsor juga akan lebih mudah dalam menentukan arena yang layak untuk kompetisi,” tambah Fadil.
Kebijakan akreditasi ini telah mulai diberlakukan, secara efektif pendaftaran baru dapat dilakukan mulai 7 April. Fadil menegaskan bahwa arena yang tidak mengikuti akreditasi tidak akan dilarang beroperasi, namun ke depannya, kompetisi resmi POBSI akan direkomendasikan hanya berlangsung di arena yang telah tersertifikasi.
“Kalau tidak mendaftar, mungkin tempat tersebut lebih berorientasi ke hiburan, bukan ke olahraga. Dan itu tidak masalah. Namun, untuk kompetisi resmi, kami akan lebih memilih arena yang telah memenuhi standar,” jelasnya.
Akreditasi arena biliar adalah terobosan POBSI sebagai respons terhadap perkembangan industri olahraga biliar di Tanah Air. “Ini murni kebijakan yang kami rumuskan sendiri demi perkembangan olahraga biliar di Indonesia,” tegas Fadil.
Dalam proses akreditasi, pemilik atau pengelola arena diwajibkan mengajukan permohonan dengan melengkapi dokumen administrasi, seperti sertifikat kepemilikan, izin usaha, dan spesifikasi teknis fasilitas.