Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Veda Ega Pratama Siap Ukir Sejarah di Moto3 Hungaria, Debut di Trek Baru
Advertisement . Scroll to see content

Max Verstappen Dituntut Minta Maaf ke Pemerintahan Mongolia, Ada Apa?

Kamis, 05 November 2020 - 11:59:00 WIB
Max Verstappen Dituntut Minta Maaf ke Pemerintahan Mongolia, Ada Apa?
Max Verstappen (Foto: The Sun)
Advertisement . Scroll to see content

IMOLA, iNews.id - Pemerintah Mongolia menuntut pembalap tim Red Bull Racing Max Verstappen untuk meminta maaf secara terbuka. Pasalnya, Verstappen dianggap telah mengucapkan kalimat bernada rasisme terhadap Mongolia.

Pada GP Portugal bulan lalu, Verstappen memang mengutarakan kekesalannya terhadap pembalap Racing Point, Lance Stroll. Verstappen pun menggunakan kalimat yang menyebut Stroll sebagai orang Mongolia yang bodoh.

Seusai kejadian itu pun, pembalap berpaspor Belanda itu mengaku tak peduli jika ada yang tersinggung. Namun, rupanya kejadian itu tak bisa diterima oleh Pemerintah Mongolia.

Oleh sebab itu, Duta Besar Mongolia untuk PBB, Lundeg Purevsuren ingin Verstappen mengajukan permintaan maaf. Purevsuren bahkan ingin PBB ikut turun tangan.

Pasalnya, ini bukan pertama kalinya Verstappen mengucapkan kalimat bernada rasisme. Dia pernah melakukannya pada 2017 silam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut