Marc Marquez Tunda Teken Kontrak Baru Ducati, Pensiun Masih Jadi Opsi
“Kami sedang mengerjakannya dengan Ducati, tetapi yang ideal bagi mereka adalah dua tahun karena jika tidak, Anda berada di tengah-tengah ketidakpastian kontrak,” kata Marquez kepada media saat tes Buriram, dikutip dari GP Blog, Selasa (24/2/2026).
Dia menegaskan fokus utama saat ini adalah kondisi fisik yang terus membaik. “Bagi saya, yang terpenting adalah memulai pramusim dengan perasaan semakin baik. Saya merasakan sedikit peningkatan, tapi tetap sebuah peningkatan, antara tes Malaysia dan di sini.”
Marquez mengakui jika kondisi bahunya terus menunjukkan perkembangan, kontrak dua tahun bukan masalah baginya.
“Mari kita lihat apakah kondisi fisik saya membaik, dan jika saya merasa seperti hari ini, di mana saya merasakan sedikit kemajuan pada bahu saya, dan besok ada kemajuan lagi, tidak akan menjadi masalah untuk menandatangani kontrak dua tahun.”
Cedera tetap menjadi pembatas utama dalam proses pengambilan keputusan. “Itu adalah batasan terbesar saya. Saya belajar, ketika Anda cedera, Anda tidak bisa membuat keputusan atau menandatangani kontrak.”
Selama tes pramusim, Marquez tampil solid meski mengalami tiga kali kecelakaan pada hari terakhir. Dia tidak menunjukkan tanda cedera serius dan siap menghadapi seri pembuka musim depan.
Situasi kontraknya kini bergantung pada perkembangan kondisi fisik. Ducati menunggu kepastian, sementara Marquez memilih memastikan tubuhnya siap sebelum mengikat komitmen jangka panjang.
Editor: Abdul Haris