Marc Marquez Sepakat Kontrak Baru dengan Ducati, tapi..
Cedera Bahu Jadi Alasan Negosiasi Melambat
Marquez juga menjelaskan alasan utama kontrak tersebut belum ditandatangani. Pembicaraan kontrak dimulai saat dia sedang mengalami cedera bahu yang membuatnya tidak dapat balapan sejak Oktober hingga Februari.
Kondisi tersebut membuat dia memilih menunda proses penandatanganan hingga benar-benar merasa nyaman kembali saat mengendarai motor.
“Namun seperti yang saya katakan dalam konferensi pers Thai GP, saya meminta Ducati untuk menunggu sedikit, agar ada momen yang tepat,” ujarnya.
“Karena saya sedang cedera ketika kami mulai berbicara tentang masa depan. Jadi pertama-tama saya ingin merasakan kondisi yang baik di atas motor, baru kemudian menandatangani kontrak,” tambah Marquez.
Jika kontrak baru tersebut resmi diteken, ini akan menjadi kali pertama Marquez memperpanjang kerja sama sejak meninggalkan Honda. Setelah keluar dari tim tersebut, dia sempat bergabung dengan Gresini Racing sebelum akhirnya dipromosikan ke tim pabrikan Ducati pada musim 2025.
Sementara itu, Marquez tidak mampu mengulang dominasi pada seri pembuka MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram. Dia gagal finis pada balapan utama setelah mengalami masalah ban.
Meski mengalami hasil kurang ideal di awal musim, Marquez tetap optimistis menatap seri berikutnya. Pembalap Spanyol itu menargetkan performa lebih baik pada MotoGP Brasil 2026.
“Saya menantikan balapan-balapan berikutnya karena di Thailand kami sedikit kesulitan, tetapi tetap berada di sana, bersaing untuk podium. Itu kabar baiknya,” ujar Marquez.
“Sekarang saya punya waktu dua minggu ke depan dan ingin meningkatkan kondisi fisik saya, terutama pada bahu. Kita lihat apakah saya bisa melakukannya. Namun saya sudah mulai merasa cukup baik untuk kembali bersaing dalam balapan,” pungkasnya.
Editor: Reynaldi Hermawan