Marc Marquez: Lebih Spesial Menang di Italia daripada Juara Dunia di Jepang
“Bagi saya jauh lebih spesial menang di Italia karena saya merasakan tekanan dari Ducati. Akhir pekan ini saya merasakan tekanan dari Tardozzi! Saya merasakan tekanan dari semuanya,” kata Marquez.
Marc Marquez bahkan mengaku nyaris kehilangan kesempatan itu setelah mengalami kecelakaan di sesi sprint race. Namun mental juaranya membuat dia bangkit di race utama dan akhirnya membawa Ducati berjaya di rumah sendiri.
Hasil FP2 MotoGP San Marino 2025: Bezzecchi Kuasai Misano, Marquez di Posisi Kelima
“Ini pertama kalinya Tardozzi kemarin bilang ‘beri segalanya’ – dan saya jatuh! Hari ini dia bilang, ‘Oke, segalanya, tapi agak pelan sedikit!’ Jadi ya, saya bahagia karena bersama Ducati kami memenangkan kedua GP Italia tahun ini,” tambah Marquez.
Kemenangan tersebut semakin menegaskan dominasinya musim ini. Marquez kini mengoleksi 512 poin, unggul 182 angka dari adiknya, Alex Marquez. Catatan itu sekaligus memecahkan rekor poin terbanyak dalam satu musim MotoGP.
Motor Ducati Terasa Kaku, Marc Marquez Berjuang di FP1 MotoGP San Marino 2025
Bagi Marquez, momen sesungguhnya bukan soal di mana ia mengunci gelar juara dunia, melainkan bagaimana ia bisa membuktikan diri mampu membawa Ducati berjaya di lintasan penuh tekanan.
Editor: Abdul Haris