Komentar Fajar/Fikri usai Juara Japan Open 2026, Akhiri Penantian Hampir Setahun!
"Gelar ini saya persembahkan secara khusus untuk istri saya karena ini gelar pertama setelah menikah," tambahnya.
Fajar mengakui pertandingan final berlangsung sangat berat. Kim/Seo dikenal memiliki pertahanan yang solid dan mampu mengembalikan bola-bola sulit sehingga memaksa lawan bekerja ekstra keras.
Meski begitu, Fajar menilai kunci kemenangan mereka terletak pada kedisiplinan dalam menjalankan strategi sejak awal pertandingan. Hal tersebut membuat pasangan Indonesia mampu meredam kekuatan unggulan Korea Selatan tersebut.
"Kelebihan Kim/Seo adalah kemampuan mereka membalikkan bola-bola yang sebenarnya sudah menyulitkan, punya pertahanan yang sangat luar biasa, tapi di pertemuan kali ini kami selalu bisa waspadai hal itu dan kami lebih disiplin menerapkan strategi," katanya.
Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri juga tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya setelah berhasil membawa pulang gelar Japan Open 2026. Dia menyebut trofi tersebut menjadi hasil dari kesabaran dan kerja keras yang dijalani bersama Fajar selama ini.
"Gelar ini untuk saya sendiri, buah dari kesabaran selama ini. Untuk keluarga dan orang-orang yang saya cintai dan seluruh suporter yang selalu mendukung dan mendoakan kami," ucapnya.
Keberhasilan di Tokyo sekaligus menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Fajar/Fikri setelah beberapa kali harus puas menjadi runner-up dalam turnamen besar. Gelar Japan Open 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan pasangan ganda putra Indonesia untuk kembali bersaing di papan atas bulu tangkis dunia.
Editor: Reynaldi Hermawan