Kabar Buruk, Timnas Futsal Indonesia Kehilangan Dua Mesin Gol jelang Piala Asia 2026
Cedera yang dialami kedua pemain membuat Timnas Futsal Indonesia harus melakukan penyesuaian komposisi lini depan. Opsi rotasi dan perubahan peran menjadi langkah yang tidak terelakkan.
Meski situasi ini jauh dari ideal, Souto menegaskan kondisi tersebut merupakan bagian dari dinamika olahraga profesional yang harus diterima tim.
“Namun, inilah olahraga dan hal-hal seperti ini bisa terjadi,” ujar Souto.
Pelatih asal Spanyol itu menilai absennya dua mesin gol justru membuka peluang bagi pemain lain untuk membuktikan kapasitasnya di level tertinggi Asia.
“Situasi ini membuka peluang baru bagi pemain lain,” tambahnya.
Souto menegaskan keyakinannya terhadap pemain yang tersedia saat ini. Menurut dia, skuad yang ada tetap memiliki kualitas, mental, dan kesiapan untuk bersaing meski kehilangan dua pilar utama.