Juara All England 2021, Ini Profil Lee Zii Jia si Pembunuh Raksasa
Namun, Lee lagi dan lagi bisa memberikan kejutan. Dia dapat menggiring Axelsen hingga menjalani deuce sampai dua kali, dan menang 30-29, 20-22 dan 21-9.
Kehebatan Lee sebenarnya sudah tercium sejak masih di level junior. Dia merebut medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior 2016.
Pemain 22 tahun itu tak mudah berpuas diri. Pada 2016, dia menjadi runner-up India International Series. Setahun kemudian Lee akhirnya merasakan titel juara saat memenangkan Polish International 2017.
Setelahnya prestasi Lee makin meningkat. Dia juara turnamen Super 300 yakni Taiwan Open pada 2018 silam. Di tahun yang sama, dia juga menjadi runner-up pada Korea Masters.
Performanya juga mengkilap di SEA Games Filipina 2019 lalu. Ketika itu, dia sanggup merebut medali emas pada nomor perorangan.