Indonesia Tinggal Satu Wakil di BAJC 2026, Fardhan Rainanda Joe Jaga Asa
Usai laga, Fardhan mengakui pertandingan berjalan sulit sejak awal. “Tadi di game pertama, sebelum pertandingan pelatih berpesan untuk terus memegang kendali permainan dan berhasil sampai interval, namun setelah itu mulai kejar-kejaran dan lawan juga tidak mau kalah, di posisi itu pelatih mengarahkan saya agar bisa menerapkan pola balik serang dan bersyukur bisa menang,” ujar Fardhan dikutip dari rilis resmi PBSI, Jumat (3/7/2026).
Tekanan semakin besar di gim kedua saat dia sempat tertinggal jauh. “Di game kedua sempat tertinggal jauh 13-18 pelatih berpesan untuk terus fokus satu demi satu poin dulu. Di game kedua tempo lawan cukup cepat dan saya tertinggal terus bola-bolanya, pelatih bilang bolanya harus dijemput terus dan beruntung saya bisa kembali ambil kendali,” tambahnya.
Kemenangan ini membawa Fardhan menantang unggulan ketujuh asal China, Luo Jing Yu, di babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (4/7/2026).
Fardhan menyadari tanggung jawab besar berada di pundaknya. Dia bertekad menjaga tradisi prestasi tunggal putra Indonesia di ajang BAJC.
“Motivasi tahun ini harus bisa upgrade medali, semoga tahun ini saya bisa menang dan juara untuk meneruskan estafet kemenangan tunggal putra Indonesia,” tutup Fardhan.